Blog Arek Soeroboyo

Bukan Situs Resmi Pemerintah Kota Surabaya

  • About
  • Contact

UU Republik Indonesia No. 22/2009 (unduh)

Posted by ch.a.kra on 30 Januari 2012
Posted in: Kabar Berita. Tagged: lalu lintas, motor, rider. Tinggalkan sebuah Komentar

Untuk kebanyakan hal memang harus ada aturan yang jelas dan dipatuhi secara bersama untuk kepentingan, keamanan dan kenyamanan bersama pula tentunya. Begitu juga halnya dengan aturan dalam berkendara di jalan agar mengurangi terjadinya resiko kecelakaan dan korban serta terwujudnya lalu lintas yang aman, selamat, tertib, lancar dan etika dalam berlalu lintas.

Bagi rekan-rekan sesama pengguna jalan, rasanya tidak ada salahnya kalau sedikit tahu soal aturan lalu lintas ini.

Untuk mengunduh UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, silahkan klik link di bawah ini:

UU No. 22 Tahun 2009 (download)

Semoga bermanfaat!

Etika Saat Menilang Bagi Petugas Satlantas

Posted by ch.a.kra on 30 Januari 2012
Posted in: Kabar Berita. Tagged: motor, rider, tilang. Tinggalkan sebuah Komentar

Tidak banyak yang memperhatikan tindak tanduk petugas kepolisian satuan lalu lintas (satlantas) saat menilang pengendara motor atau pengguna jalan lainnya. Nah, bagi para rider rasanya perlu tahu soal ini agar tidak dicurangi oleh oknum polisi “nakal”.

Dijelaskan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Asep Akbar Hikmana, tilang merupakan bentuk penindakan sekaligus pembinaan bagi pengguna jalan yang melanggar. “Selain ada unsur penegakan hukum, menilang juga harus mengandung arti pembinaan sehingga pelanggar mengerti apa yang dilanggar,” jelasnya.

Etika pertama yang harus dilakukan petugas kepolisian satuan lalu lintas (satlantas) saat menilang adalah:

  1. Petugas harus yakin betul kalau pengguna jalan itu telah melanggar tata tertib lalu lintas.
  2. Petugas harus menghentikan kendaraan itu di tempat yang aman sehingga keselamatan pelanggar dan pengguna jalan lain terjamin.
  3. Petugas diwajibkan memperkenalkan nama dan mengambil sikap sempurna kemudian memberi hormat kepada pengendara yang dianggap melanggar.
  4. Nada bicara petugas harus diatur dan tidak dengan nada tinggi.
  5. Bertanya ke pengendara, apakah dia mengerti pelanggaran yang dilakukan. Kalau tidak mengerti, petugas wajib menjelaskannya sesuai dengan UU Lalu Lintas.
  6. Jika terbukti melanggar, petugas bisa mencatat pelanggaran itu di atas lembar tilang rangkap 5. Petugas diwajibkan menulis pasal yang sesuai dengan pelanggaran dengan menjelaskannya ke pengguna jalan yang dianggap melanggar itu.
  7. Petugas harus mengingatkan kapan jadwal sidang dan prosedur pengambilan barang bukti yang disita.

Setelah proses tilang selesai, petugas diwajibkan memberi jalan kepada pelanggar agar bisa kembali berkendara di jalur utama, jadi jangan sampai asal cabut kunci motor terus bentak-bentak yah, pak!

Apabila etika tersebut tidak dijalankan, pengendara bisa saja menegur dan melaporkan petugas tersebut.

“Silahkan catat dan laporkan ke kami. Meskipun dalam rangka penindakan, tilang merupakan bentuk pelayanan lain dari kami kepada masyarakat. Jadi tetap berpedoman pada pelayanan prima,” pungkas Asep.

 

Sumber: SURYA Online

Untukmu

Posted by ch.a.kra on 2 Januari 2012
Posted in: Ruang Baca. Tinggalkan sebuah Komentar

*menghela napas panjang…

(Sungguh) tanpa terasa setahun telah berlalu dan berganti tahun yang baru. Sekarang adalah tahun 2012! Angka yang cukup besar, bukan.

Beberapa hal yang tak sempat teraih di tahun sebelumnya menunggu untuk diraih di tahun ini. Jangan menyerah, jangan putus asa, berusahalah. Tahun yang baru, hari yang sama, minggu yang sama dan bulan yang sama tapi harapan dan keinginan harus baru.

Tahun 2012 sepertinya akan penuh dengan perjuangan, kerja keras, kebulatan tekad dan itu adalah suatu yang harus atau semuanya akan terlambat dan akan sangat sulit teraih. Bentuk pribadi yang baru, pola hidup dan pola pikir yang lebih baik dari sebelumnya. Demi Tuhan, saya harus berusaha untuk memiliki kepekaan yang cukup untuk tahun ini dan tidak mengabaikannya begitu saja.

Terima kasih ya Tuhan karena sampai saat ini kuasa-Mu masih mempertemukan saya dengan orang-orang yang sungguh sangat-sangat-sangat berarti bagi saya.

Selamat tahun baru, raihlah tahunmu!

Tahu Campur Tebet (Jakarta)

Posted by ch.a.kra on 24 Juli 2011
Posted in: Kuliner. Tagged: Kuliner, Tahu Campur, Tebet. Tinggalkan sebuah Komentar

Tanggal 07 Juli 2011, saya mendapat kabar dari teman di Surabaya bahwa dia akan ke Jakarta untuk mengunjungi Pekan Raya Jakarta (Jakarta Fair 2011) yang sedang berlangsung saat itu. Wah, kabar yang sangat menarik dan dia adalah teman semasa duduk di bangku SMA dulu di Surabaya. Waktu dan tempat bertemu sudah kami sepakati, kami akan bertemu setelah dia berkunjung ke Pekan Raya Jakarta dengan menggunakan taksi. Sudah lama sekali kami tidak saling berjumpa.

Tanggal 08 Juli 2011, waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB dan saya sudah menunggu selama kurang lebih 30 menit di SPBU yang terletak di seberang Gedung Menara Jamsostek, Gatot Subroto. Namun, tak lama setelah itu kami pun akhirnya bertemu, saling bertegur sapa, berjabatan tangan dengan erat dan menanyakan kabar masing-masing, karena sudah lama sekali kami tidak saling berjumpa.

Tanpa perlu berlama-lama di tempat itu, saya segera membonceng dia dan menuju ke arah Tebet, membelah kemacetan di ibu kota yang cukup memprihatinkan dan semakin parah tiap tahunnya. Di atas motor, kami berdua pun tak henti-hentinya saling bertukar cerita satu sama lain — karena memang sudah lama sekali kami tidak saling berjumpa.

Tujuan kami ke Tebet adalah untuk berwisata kuliner ke sebuah warung kaki lima alias pinggir jalan yang menurut kabar beritanya menjual makanan khas ala Jawa Timur-an, seperti: tahu campur, tahu tek, tahu telor, rujak cingur dan soto lamongan. Letaknya tidak jauh dari restoran cepat saji McDonald’s di Jalan Dr. Saharjo. Nama tempatnya adalah “Warung Ojo Lali” dan buka setiap hari jam 16.00-00.00 WIB. Entahlah, kenapa dinamakan seperti itu. Mungkin pemilik warung ingin mengingatkan kepada pembeli agar ‘ojo lali’ mampir (lagi) atau ‘ojo lali’ mencoba makanan atau ‘ojo lali’ nambah (lagi) atau mungkin bahkan ‘ojo lali’ bayar — hanya dia dan Tuhan yang tahu.

Setibanya di tempat, kami sudah ditunggu oleh satu lagi teman kami yang menetap di Jakarta beberapa tahun yang lalu, juga merupakan teman satu kelas kami semasa duduk di bangku SMA dulu di Surabaya. Suasana warung cukup nyaman, tidak terlalu penuh sesak dengan pembeli dan pelayanan yang ramah. Tidak ada rasa canggung sedikit pun diantara kita bertiga meskipun sudah sekian tahun lamanya tak bersua. Obrolan ringan disertai dengan logat dan guyonan khas suroboyoan membuat kami nyaman satu sama lain. Tapi tentu saja kami tidak ‘lali’ untuk memesan tahu campur, yang katanya menu andalan dari warung ini. Rasa tahu campurnya enak sekali, cocok dengan lidah saya, bahkan saya memesan lagi sepiring tahu tek.. dan rasanya (masih) enak!

Obrolan ringan disertai dengan logat dan guyonan khas suroboyoan yang membuat kami nyaman satu sama lain tetap berlanjut, sampai tanpa terasa sudah lebih dari dua jam kami bertiga berkumpul kembali dan sekarang sudah waktunya berpamitan untuk berpisah. Saya pun mencoba untuk menjadi teman yang baik dan menawarkan jasa saya lagi untuk memberi tumpangan kepada teman saya yang pertama — karena akan lama sekali kami dapat saling berjumpa.

Dalam hati saya berjanji, lain kali akan mencoba rujak cingur-nya!

Milan Glories di Jakarta

Posted by ch.a.kra on 23 Juli 2011
Posted in: Kabar Berita. Tagged: AC Milan, Paolo Maldini, Rossoneri. Tinggalkan sebuah Komentar

Pertama kali menerima kabar lewat akun Twitter saya soal rencana kedatangan beberapa pemain legenda sepak bola AC Milan ke Jakarta, saya sangat kaget dan senang, hampir tidak percaya sama sekali. Bayangkan saja, mereka akan datang ke Jakarta pada tanggal 4 September 2011! BIG WOW!!! Anda tentu tahu, kan klub sepak bola AC Milan? Ya, klub yang berlaga di Liga Calcio Seri-A ini baru saja memenangkan gelar Seri-A musim 2010-2011, sehingga total tropi Seri-A yang telah diperolehnya adalah 18 tropi.

Saya suka sekali dengan klub sepak bola asal Italia yang mendapat julukan rossoneri ini. Bahkan beberapa teman menyebutkan bahwa sang mantan kapten timnas Italia dan AC Milan, Paolo Maldini, akan ikut serta dalam rombongan Milan Glories, meskipun kepastiannya baru 80%. Wow, dia adalah idola saya di klub dan mungkin saya akan bisa melihatnya secara langsung nantinya. Hal ini akan menjadi suatu pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya, apalagi kalau bisa foto bersama dengan Milan Glories.

Dan bagi teman-teman Milanisti se-Indonesia.. sampai ketemu di Gelora Bung Karno (Jakarta), ya! :)

FORZA MILAN!!!!!!!

Posts navigation

« Tulisan lama
  • Archives

  • iTweet

    • Chelsea have made history by becoming the champions of Europe for the first time, winning a penalty shoot-out 4-3 against Munich - FT: 1-1. 2 weeks ago
    • @tedisetiadi @REZAROCKMEN @MiLYScorpio @marcellagni ...Greetings all brothers and happy lunch time. It is lunch time! :D 3 weeks ago
    • @MiLYScorpio @marcellagni @REZAROCKMEN @tedisetiadi ...udah ane follow, gan! :D 3 weeks ago
    • Laga 34, Juve kokoh di puncak #SerieA stlh. menang 1-0 atas Cesena. #ACMiLan pun menang 1-0 atas Genoa. Poin Juve 74, #ACMiLan 71! 1 month ago
    • Bayern akan tampil di Allianz Arena, kandang sendiri, di FINAL Liga Champions 2011/2012 menghadapi Chelsea, 19 Mei mendatang. 1 month ago
    Follow @chadkra
  • Categories

    • Banyolan (2)
    • Jalan-jalan (5)
      • Kuliner (3)
    • Kabar Berita (9)
    • Ruang Baca (11)
  • Recent Posts

    • UU Republik Indonesia No. 22/2009 (unduh)
    • Etika Saat Menilang Bagi Petugas Satlantas
    • Untukmu
    • Tahu Campur Tebet (Jakarta)
    • Milan Glories di Jakarta
  • Blogroll

    • Berbagi Ruang Hati Membuka pintu ruang hati kita untuk berbagi
    • Blog TEMPO Interaktif Blog TEMPO Interaktif
    • Blogs of the Day The most popular WordPress.com blogs are ranked here
    • Catatan Dahlan Iskan Blog ini BUKAN merupakan personal blog dari Dahlan Iskan, Mantan Dirut PLN, Menteri Negara BUMN.
    • Huang Sebuah catatan hitam dan putih dari Huang
    • Just Call Me Ag Sepenggal perjalanan dalam hidup untuk berbagi manfaat
    • TEMPO Interaktif TEMPO
    • WordPress.com
Blog pada WordPress.com. Tema: Parament oleh Automattic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Powered by WordPress.com